Jarimatika, Solusi Pelajari Matematika untuk Anak

Standar

 

Ilustrasi : Corbis

Ilustrasi : Corbis

TANGERANG – Metode menggunakan permainan sebagai sarana belajar menjadi solusi kreatif dan efektif dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap edukasi. Apalagi mata pelajaran matematika yang menjadi momok menakutkan bagi anak-anak sehingga mereka malas untuk belajar.

Dilatarbelakangi permasalahan tersebut, tiga pelajar asal SMKN 1 Tengaran menciptakan permainan edukasi Jarimatika yang dapat diaplikasikan dalam telepon seluler. Mereka adalah Nur Chabibur Rohim, Muhammad Asrori, dan Risang Togardi. Hasil inovasi ketiga pelajar ini berhasil meraih special awards dalam ajang International Exhibition for Young Inventors (IEYI) di Bangkok, belum lama ini.

Nur Chabibur Rohim yang akrab disapa Habib ini menjelaskan, aplikasi permainan pada telepon seluler ini bertujuan ingin menanamkan kecintaan anak-anak dalam belajar matematika. “Program ini membantu anak-anak kelas 1-3 SD yang kesulitan mempelajari matematika dengan metode pembelajaran yang menyenangkan,” ujar Habib kepada Okezone, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin.

Habib menyebutkan, dalam permainan Jarimatika, anak-anak diajak untuk memerankan sebuah karakter bernama Joko Tingkir. Dalam perjalanannya, Joko Tingkir akan menemukan soal-soal matematika dasar, seperti penjumlahan dan perkalian.

“Setiap soal akan diberikan cara penyelesaiannya dengan menggunakan metode jarimatika. Metode ini telah lama ditemukan, kami hanya mengemasnya dalam bentuk yang lebih menarik,” kata pelajar jurusan software engineering tersebut.

Dia menambahkan, program ini telah diaplikasikan di SD Karang Duren 1 Tengaran dan mendapat sambutan positif dari para pengguna. “Baik guru, kepala sekolah, dan anak-anaknya sendiri sangat senang dan tertarik dengan permainan Jarimatika ini,” tuturnya.

Menurut pemuda yang berkeinginan memilih jurusan Teknik Informatika Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ketika kuliah ini, kendala terberat dalam pembuatan permainan Jarimatika adalah saat pengkodingan. “Sangat susah membuat karakter bergerak sesuai keinginan programmer. Ke depan, permainan ini akan disempurnakan dalam bentuk Java sehingga lebih mudah untuk diaplikasikan di berbagai jenis handphone,” ungkap Habib.(mrg)(rhs)

sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s